Ben Shelton harus bekerja ekstra keras untuk memastikan langkahnya ke perempatfinal Dallas Open 2026. Menghadapi petenis veteran Prancis, Adrian Mannarino, Shelton dipaksa bermain hingga tiga set sebelum akhirnya menang dengan skor 7-6, 6-7, 6-3. Laga tersebut berlangsung selama 2 jam 40 menit dan penuh dengan reli panjang serta perubahan momentum.
Sejak awal pertandingan, kedua pemain tampil agresif. Set pertama berjalan ketat hingga harus ditentukan lewat tiebreak. Bahkan, poin pembuka di babak penentuan itu berlangsung dalam reli 29 pukulan yang menunjukkan kualitas tinggi dari kedua petenis. Mannarino sempat merebut momentum, tetapi Shelton mampu tampil lebih tenang di saat-saat krusial.
Set kedua kembali berlangsung dramatis. Mannarino memaksakan set penentu setelah akhirnya mengonversi peluang set point keenam pada kedudukan 6-5. Ia sebelumnya gagal memanfaatkan lima peluang, tetapi ketekunannya membuahkan hasil dan membuat pertandingan semakin menegangkan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Ketangguhan Shelton di Momen Penentuan
Memasuki set ketiga, Shelton menunjukkan kualitasnya sebagai petenis peringkat sembilan dunia. Ia tampil lebih agresif dalam pengembalian servis dan meningkatkan efektivitas serangan. Statistik menunjukkan bahwa ia memenangkan 52 persen poin dari pengembalian di set penentuan, jauh lebih tinggi dibanding dua set sebelumnya yang rata-rata hanya 31 persen.
Peningkatan performa tersebut menjadi kunci keberhasilan Shelton mengamankan kemenangan. Ia mampu menjaga fokus dan tidak terpengaruh tekanan setelah kehilangan set kedua. Ketangguhan mental menjadi pembeda dalam duel yang sangat kompetitif tersebut.
Shelton sendiri mengakui bahwa pertandingan melawan Mannarino selalu menyulitkan. Ia memuji permainan lawannya yang konsisten tampil di level tinggi setiap kali berhadapan dengannya. Bermain di lapangan dalam ruangan dengan bola yang bergerak datar membuat tantangan semakin berat.
Baca Juga: Ancaman Donald Trump Bayangi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Tantangan Baru di Babak Perempatfinal
Berkat kemenangan ini, Shelton memperbaiki catatan pertemuan mereka menjadi 2-3. Di babak perempatfinal, ia akan menghadapi petenis Serbia, Miomir Kecmanovic, yang sebelumnya menyingkirkan unggulan kelima Tommy Paul dengan skor 5-7, 6-4, 6-4. Pertemuan ini akan menjadi duel pertama bagi keduanya.
Laga tersebut diprediksi berlangsung menarik karena Kecmanovic juga menunjukkan performa solid sepanjang turnamen. Shelton perlu mempertahankan konsistensi servis dan agresivitas pengembalian jika ingin melangkah lebih jauh.
Sementara itu, di pertandingan lain, juara bertahan Denis Shapovalov tampil dominan dengan mengalahkan Aleksandar Kovacevic 6-4, 6-4 tanpa menghadapi satu pun break point. Ia akan menghadapi unggulan ketiga Alejandro Davidovich Fokina di babak berikutnya.
Persaingan Ketat Menuju Semifinal
Turnamen Dallas Open tahun ini menghadirkan persaingan yang ketat. Selain Shelton dan Shapovalov, nama besar seperti Marin Cilic juga berhasil melaju ke perempatfinal. Petenis veteran Kroasia itu menundukkan Ethan Quinn 7-6, 6-3 dan mencatatkan perempatfinal ke-123 dalam karier ATP-nya.
Cilic kini menjadi petenis aktif kedua dengan jumlah perempatfinal terbanyak setelah Novak Djokovic yang telah mencapai 226 kali. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang kariernya. Di babak selanjutnya, Cilic akan menghadapi Jack Pinnington Jones yang menyingkirkan Eliot Spizzirri dalam duel tiga set ketat.
Dengan komposisi pemain yang tersisa, persaingan menuju semifinal dipastikan semakin sengit. Shelton pun harus menjaga performa terbaiknya jika ingin terus melaju dan meraih gelar di Dallas Open musim ini. Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang olahraga menarik lainya hanya dengan klik sportszillablog.com.
