Chucky Lozano dan Kontroversi Gaji 6 Juta Dolar Tanpa Bermain di MLS

Bagikan

Chucky Lozano dikenal sebagai salah satu talenta terbaik sepak bola Meksiko. Namanya melejit saat Piala Dunia 2018 ketika ia mencetak gol kemenangan melawan juara bertahan, Jerman, dan membawa Meksiko ke sorotan dunia. Sejak saat itu, karier Lozano terus naik, hingga akhirnya bergabung dengan San Diego FC untuk musim debut klub di MLS pada 2025.

Chucky-Lozano-dan-Kontroversi-Gaji-6-Juta-Dolar-Tanpa-Bermain-di-MLS

Meski bergaji tinggi dan menjadi pemain internasional Meksiko, nasib Lozano di San Diego FC kini penuh kontroversi. Ia tidak dimainkan, baik sebagai starter maupun cadangan, meski dalam kondisi fisik prima. Klub bahkan menegaskan bahwa Lozano “tidak akan menjadi bagian dari rencana olahraga” mereka sepanjang musim. Keputusan ini mengejutkan, mengingat kontribusi Lozano dalam menarik penonton dan memperkuat reputasi klub.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Ketegangan antara Lozano dan pelatih Mikey Varas sebelumnya sempat memuncak dalam pertengkaran di ruang ganti. Insiden ini diyakini menjadi salah satu faktor utama ketidaksesuaian antara pemain. Lalu akhirnya membuat Lozano absen dari beberapa pertandingan penting, termasuk playoff klub.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Alasan Klub Menahan Lozano

Direktur olahraga San Diego FC, Tyler Heaps, menjelaskan bahwa keputusan untuk menahan Lozano bukan karena satu peristiwa tunggal. Menurutnya, pemain sayap Meksiko tersebut “tidak sepenuhnya selaras” dengan filosofi dan budaya jangka panjang klub. Ketidaksesuaian ini terlihat dalam sesi latihan maupun pertandingan, sehingga klub memilih untuk memisahkannya dari skuad utama.

Selain itu, klausul larangan transfer memberi Lozano hak penuh untuk menyetujui atau menolak kepindahan. Pemain berusia 30 tahun ini menyatakan bahwa ia senang berada di San Diego dan tidak berencana pindah. Lalu klub terpaksa menghormati keputusannya sambil tetap membayar gaji pokok sebesar 6 juta dolar, meski ia tidak bermain.

Kebijakan ini mencerminkan strategi klub untuk melindungi budaya tim dan menjaga kepentingan jangka panjang, meski berarti mereka membayar pemain yang tidak aktif dalam kompetisi. Di sisi lain, keputusan Lozano untuk tetap bertahan memberikan keamanan finansial dan waktu untuk menyiapkan diri menjelang Piala Dunia mendatang.

Baca Juga: Ancaman Donald Trump Bayangi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Dampak terhadap Tim dan Performa

Dampak-terhadap-Tim-dan-Performa

Meskipun tanpa Lozano, San Diego FC mampu meraih hasil positif. Pada pertandingan pembuka musim MLS, klub menang telak 5-0 atas CF Montreal, dengan gol dari pemain pengganti seperti Amahl Pellegrino dan Bryan Zamble. Penampilan ini menunjukkan bahwa klub memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menutupi absennya bintang Meksiko tersebut.

Selain itu, keberadaan Lozano di San Diego tetap memberi dampak positif bagi citra klub. Ia aktif dalam promosi di media sosial, menunjukkan keterikatannya dengan komunitas dan stadion, yang membantu mempertahankan antusiasme penggemar meski tidak bermain di lapangan.

Namun ketidakhadirannya tetap menimbulkan pertanyaan bagi pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre. Lozano belum dipanggil untuk pertandingan persahabatan melawan Islandia, menimbulkan ketidakpastian soal perannya di Piala Dunia mendatang.

Masa Depan Chucky Lozano

Ke depan, masa depan Lozano masih penuh tanda tanya. San Diego FC terus mencari solusi agar kontrak dan kondisi pemain tetap menguntungkan kedua belah pihak. Heaps menegaskan bahwa mereka ingin menemukan jalan yang baik bagi klub dan karier Lozano.

Jika tidak ada kesepakatan transfer hingga akhir jendela MLS, Lozano kemungkinan akan tetap berada di San Diego, berlatih sendiri, dan menunggu kesempatan selanjutnya. Sementara itu, publik dan penggemar bertanya-tanya: kapan bintang Meksiko ini akan kembali bermain di lapangan dan menunjukkan kualitasnya seperti saat Piala Dunia 2018?

Situasi ini menggambarkan kompleksitas dunia sepak bola modern. Para pemain top sekalipun bisa dibayar tinggi meski tidak aktif bermain, karena alasan strategi, budaya klub, dan hak kontraktual yang melekat pada mereka. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di sportszillablog.com.