Atmosfer di Padel Rush Arena terasa begitu meriah saat babak perempat final Premier Padel Riyadh Season P1 2026 digelar. Sorotan utama tertuju pada pasangan baru musim ini, Paquito Navarro dan Fran Guerrero, yang tampil penuh percaya diri. Keduanya menunjukkan chemistry cepat meski baru dipasangkan pada awal tahun.
Navarro dan Guerrero mencuri perhatian setelah berhasil menumbangkan unggulan ketiga, Franco Stupaczuk dan Mike Yanguas. Mereka sempat tertinggal 3-6 di set pertama, namun bangkit dengan permainan agresif dan akhirnya menang 6-3, 6-2 di dua set berikutnya. Kemenangan ini menjadi pernyataan tegas bahwa mereka bukan sekadar pasangan baru tanpa ambisi.
Bagi Guerrero, pencapaian ini terasa semakin istimewa. Hanya lima hari sebelumnya, ia baru saja mengangkat trofi FIP Platinum di Marseille. Kini, ia kembali mencatatkan prestasi dengan menembus semifinal turnamen Premier Padel pertama musim ini. Konsistensinya menjadi sinyal bahaya bagi para rival.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tantangan Berat Menanti di Semifinal
Langkah Navarro dan Guerrero belum berhenti. Di semifinal, mereka akan menghadapi pasangan tangguh Fede Chingotto dan Ale Galan. Duet ini tampil meyakinkan setelah mengalahkan Javi Garrido dan Lucas Bergamini dengan skor 6-1, 6-3.
Pertandingan semifinal dipastikan berlangsung sengit. Chingotto dan Galan dikenal solid dalam bertahan sekaligus tajam saat menyerang. Namun, performa Navarro dan Guerrero yang terus meningkat membuat duel ini sulit diprediksi.
Di sisi lain undian, Arturo Coello dan Agustin Tapia juga memastikan tiket semifinal. Mereka melaju setelah Juan Tello dan Edu Alonso mundur saat tertinggal 2-6, 1-2. Coello dan Tapia akan menghadapi Juan Lebron dan Leo Augsburger yang sebelumnya mengalahkan pasangan kualifikasi Javi Martinez dan Rama Valenzuela 6-2, 7-5.
Baca Juga: Max Verstappen Percaya Diri, Siap Sambut Era Baru F1 2026!
Persaingan Ketat di Sektor Putri
Tak hanya sektor putra yang menghadirkan drama, pertandingan putri pun berlangsung penuh kejutan. Duel yang dinantikan antara Paula Josemaria dan Ari Sanchez sebagai rival harus tertunda. Ari Sanchez yang kini berpasangan dengan Andrea Ustero tampil dominan saat mengalahkan Ale Salazar dan Ale Alonso 6-2, 6-1.
Sementara itu, Paula Josemaria yang berduet dengan Bea Gonzalez justru tersingkir secara dramatis. Mereka kalah 6-7, 6-4, 6-2 dari Tamara Icardo dan Claudia Jensen dalam laga yang berlangsung hampir tiga jam. Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar di sektor putri.
Pertandingan tersebut menunjukkan betapa kompetitifnya Premier Padel musim ini. Tidak ada pasangan yang benar-benar aman, bahkan unggulan teratas sekalipun bisa terpeleset jika kehilangan fokus.
Perebutan Tiket Final Semakin Memanas
Semifinal putri akan mempertemukan Delfi Brea dan Gemma Triay melawan Claudia Fernandez dan Sofia Araujo. Brea dan Triay melaju usai menundukkan Marta Ortega dan Martina Calvo 6-2, 6-4. Sementara itu, Fernandez dan Araujo juga tampil solid dengan kemenangan dua set langsung 6-4, 6-4 atas Victoria Iglesias dan Aranzazu Osoro. Kedua pasangan menunjukkan konsistensi dan kesiapan mental yang tinggi.
Dengan komposisi semifinalis yang ada, Premier Padel P1 Riyadh 2026 menghadirkan persaingan terbuka di kedua sektor. Navarro dan Guerrero menjadi simbol kebangkitan pasangan baru, sementara para unggulan lain berusaha mempertahankan dominasi. Turnamen ini pun semakin menarik menjelang perebutan tiket final. Simak terus pembahasan olahraga terupdate lainnya hanya di sportszillablog.com.
